Menjaga Cagar Sejarah Danramil Ajak Warga Karya Bakti

  • Whatsapp

Lintaskalteng.com | Samarinda – Nama modang diambil dari nama sungai yang mengalir di daerah tersebut yaitu sungai Modang. Sejarah menyebutkan, bahwa dimana pemberian nama sungai Modang dikarenakan waktu itu ada suatu kejadian (peristiwa) dimana orang itu dikubur di sekitar sungai tersebut, menurut warga setempat orang yang dikubur di sekitar sungai tersebut berasal dari suku Dayak Modang disebabkan oleh perkelahian antar kelompok yang terjadi saat itu sebelum jaman kerajaan di tanah Paser, Sabtu (29/12/2018).

Kemudian disekitar aliran sungai tersebut, sejak saat jaman kerajaan di jadikan sebagai salah satu pusat perdagangan dan pemerintahan ketika itu sampai saat ini.
Desa Modang terletak di kecamatan Kuaro, kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur, yang diapit oleh, di sebelah utara berbatasan dengan desa Samuntai dan desa Sandeley. Di sebelah selatan berbatasan dengan desa Kendarom, desa Rangan, dan desa Kertabumi. .Di sebelah barat berbatasan dengan desa Sei Terik..Di sebelah timur berbatasan dengan desa Pasir Mayang dan desa Janju.


Danramil 0904-05 Kuaro Kapten lnf Suratman mengatakan “Guna menjaga Cagar budaya menjadi salah satu media untuk mengenal sejarah. Di setiap cagar budaya, terdapat kisah yang menjadi daya tarik bagi banyak orang. Maka Koramil 0904-05/Kuaro mengajak warga desa Modang untuk mengadakan karya bakti pembersihan Tugu Modang”.
“Diketahui Tugu Modang di pakai Lambang atau Simbol Satuan yang ada di wilayah Kalimantan Timur yakni Yonif Raider 600/Modang, yang berkedudukan atau Bermarkas di Manggar Balikpapan Kalimantan Timur, semula bernama Batalyon Infanteri Lintas Udara 612/Modang”, jelas Danramil. (Red) Sumber Penrem 091/ASN

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *