Polres Barut Gelar Press Release Akhir Tahun 2018, Jumlah Perkara Menurun Dari Tahun Sebelumnya

  • Whatsapp
Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas. Vestibulum tortor quam, feugiat vitae, ultricies eget, tempor sit amet, ante. Donec eu libero sit amet quam egestas semper. Aenean ultricies mi vitae est. Mauris placerat eleifend leo.

Lintaskalteng.com I Muara Teweh – Di akhir tahun 2018 Polres Barito Utara (Barut) Kaliamantan Tengah menggelar Press Release di halaman Polres Barito Utara, Jalan Piere Tendean, Senin (31/12).
Dalam kegiatan press release tersebut Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar, S.I.K didampingi Wakapolres Kompol Agus Dwi Suryanto, S.I.K dan Kabag Ops AKP Andreas Alex, S.I.K.

Turut hadir Kasat Reskrim AKP Samsul Bahri, S.I.K, Kasat Narkoba AKP Tugiyo S.H, Kasat Intel Iptu Satyo Sidik Pramono, Kasat Lantas AKP Zulyanto L Kramajaya, S.I.K serta para wartawan media cetak dan elektronik.
Kapolres Barito Utara memaparkan secara umum terkait analisa dan evaluasi kamtibmas yang terjadi selama tahun 2018 dibandingkan dengan tahun 2017 dimana untuk jumlah kasus yang ditangani Polres Barito Utara tahun ini mengalami penurunan dibanding dengan tahun sebelumnya. Pada Tahun 2017 tercatat sebanyak 183 kasus ditangani oleh Polres maupun Polsek jajaran Polres Barito Utara sedang di tahun 2018 hanya berjumlah 147 kasus.
“Adapun tindak pidana pergolongan untuk tahun 2018 untuk kejahatan konsvional 106 kasus, kejahatan trnas nasional 24 kasus kemudian kejahatan merugikan negara sebanyak 17 kasus. Angka ini mengalami penurunan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahun 2017,” kata Dostan


“Namun dari angka tersebut sebagian besar kasus menonjol adalah kasus Narkotika,” ucapnya.

Kapolres juga mengungkapkan perihal penanganan perkara Narkoba sebanyak 24 kasus yang sudah diselesaikan sebayak 20 kasus, sementara 4 kasus dalam proses sidik kemudian untuk tersangka Polres Barito Utara menetapkan 28 orang tersangka terdiri dari pria 25 0rang dan 3 orang wanita, dengan barang bukti yang berhasil diamankan total sebanyak 53,5 gram sabu, 2 butir pil ektasi dan 1775 butir pil keras,” ungkap perwira melati dua ini.

Bacaan Lainnya

Sementara untuk kasus pencurian motor (curanmor) jumlah tindak pidana 17 kasus diselesaikan 18 kasus dengan tersangka 14 orang dengan barang bukti 1 unit roda empat, 13 unit roda dua dan 14 lembar STNK dan BPKB.

“Untuk kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dengan jumlah tindak pidana 19 kasus selesai 17 kasus, proses sidik masih 5 kasus dalam lidik 4 kasus dengan tersangka 20 orang. Kemudian untuk kejahatan Illegal Loging ada 12 kasus dapat diselesaikan dengan jumlah barang bukti kayu 60.564 M3 dengan kerugian negara mencapai Rp.49.177.000,- dan Illegal Mining ada 3 kasus, diselesaikan 2 kasus kemudian 1 kasus masih proses karena tersangka masih DPO berinial SY,” terangnya.

Lanjutnya, Kasus kebakaran lahan dan hutan (karhutla) ada 2 kasus diselesaikan 1 kasus dengan luas lahan terbakar lebih kurang 8 Ha, dan 1 kasus masih dalam proses penyelidikan.

“Untuk kasus menonjol lainnya korupsi dapat kita ungkap ada 2 kasus yaitu 1 dapat kita selesaikan dan satu masih dalam proses penyidikan,” katanya.

Begitu pun dibidang Lalulintas ada 48 kasus mengalami kenaikan dari tahun 2017 yaitu ada 38 kasus. Sementara untuk korban meninggal dunia ada 18 orang, berat 10 orang dan luka ringan 40 orang dengan total kerugian material mencapai Rp. 342.925.000,” jelas Kapolres dalam paparannya didepan para wartawan media cetak dan elektronik.

Diakhir acara Kapolres Barut kepada insan pers diberi kesempatan untuk tanya jawab juga saran masukan guna perbaikan Polres Touna kedepan dalam mengayomi melindungi dan melayani masyarakat untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai apa yang menjadi harapan masyarakat. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *