Berdalih…! Tidak Menganiaya Rico, RP Akhirnya Dijerat pasal 351 KUH Pidana

  • Whatsapp

LINTASKALTENG I MUARA TEWEH – Tak terima karena ditegur diduga mabuk usai mengkonsumsi minuman keras, Rizki Pratama alias Rizki (19) membacok korbannya Ahmad Nur Rizki alias Ciko menggunakan parang. Tempat kejadian di jalan Lintas Kaltim, RT 04, Kelurahqn Jambu, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara.
Namun usai melakukan aksinya pelaku yang merupakan warga desa Liang Naga RT 01, berhasil diamankan warga. Mereka sama-sama menjalani perwatan di rumah sakit Muara Teweh.
Kasatreskrim Polres Barut AKP Samsul Bahri Sik mengatakan, kronologis penangkapan, setelah polisi mendapat informasi bahwa telah terjadi penganiayaan yang peristiwanya terjadi di Jalan Lintas Kaltim, RT 04 B, Kelurahan Jambu, Unit Buser dan piket Reskrim serta piket fungsi lainnya mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan di sekitar TKP.

Gambar : Korban Ahmad Nur Rizki alias Ciko yang mengalami luka robek di kepala dengan 18 jahitan, waktu dirawat insentif di rumah sakit, Minggu, 3/2/2109.

“Dari hasil keterangan saksi-saksi di TKP, didapat informasi bahwa peristiwa penganiayaan tersebut, terjadi pada hari Sabtu tanggal 2 Pebruari sekitar pukul 22.30 Wib. Akibatnya, korban Ciko menderita luka bacok pada kepala sebelah kiri dan saat itu sudah dibawa ke RSUD Muara Teweh,” terang Samsul Bahri, Senin (4/2).
Dari keterangan saksi, kata dia, bahwa pelaku penganiayaan terhadap korban bernama Rizki warga Desa Liang Naga dengan ciri-ciri badan agak gemuk, tinggi sekitar 150 cm, rambut bagian atas disemir warna coklat, menggunakan baju kaos warna hitam.
Lanjutnya, pada saat kejadian, pelaku sempat dilerai dan barang bukti parang telah diamankan oleh warga, namun sesaat kemudian pelaku ada yang membawa pergi dengan menggunakan sepeda motor.
Kemudian Unit Buser dan Piket Reskrim menemui korban ke RSUD Muara Teweh, untuk melakukan interogasi terhadap korban Ciko.
“Disaat bersamaan juga orang yang diduga pelaku yang bernama Rizki dibawa ke RSUD Muara Teweh oleh Petugas SPKT Polres Barut untuk menjalani VER luka (melaporkan telah dikeroyok warga) di TKP dan waktu yang sama yaitu di Jalan Lintas Kaltim, RT. 04 B, Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru.
Polisi pun mencurigai, orang yang bernama Rizki diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap korban Ahmad Nur Rizki.
“Awal mulanya pelaku tidak mengakui perbuatannya telah melakukan penganiayaan terhadap korbannya Ciko
dan bersikeras bahwa ia sendiri adalah sebagai korban pengeroyokan warga,” tandasnya.
Setelah di interogasi secara intensif, tersangka pun akhirnya mengakui perbuatannya telah menganiaya korban Ciko dengan cara membacok sebanyak 1 (satu) kali dengan menggunakan senjata tajam jenis parang.
“Pelaku sudah kita tahan di Polres Barut dan dijerat pasal yang disangkakan yakni pasal 351 KUH Pidana. Sementara barang bukti Yang kami amankan 1 (satu) parang, gagang dari kayu,” sebut Mantan Kasatreskrim Sampit ini. (Tim-Lintaskalteng.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *