TEGASSS..!!! Bupati Barut H. Nadalsyah keluarkan surat edaran, ASN/PSN dilarang gunakan LPG 3 Kg Bersubsidi

  • Whatsapp

MUARA TEWEH, lintaskalteng.com – Berbagai masalah dan gejolak yang timbul dikalangan masyarakat terkait dengan LPG 3 kg baik itu kelangkaan, tidak tepat sasaran mahalnya harga elpiji serta begitu cepat habis elpiji dipangkalan membuat Bupati Barito Utara (Barut) H. Nadalsyah mengeluarkan surat edaran agar penggunaan LPG tersebut tidak menimbulkan masalah.

Atas peristiwa tersebut yang selalu menjadi permasalahan dengan menuding berbagai bagai pihak baik pangkalan bermain nakal untuk mencari keuntungan yang besar ataupun hilangnya LPG dari peredarannya membuat Bupati H.Nadalsyah mengambil inisiatif yang tepat dengan mengeluarkan surat edaran agar permasalahan ini bisa terselesaikan.

Langkah yang tepat diambil Bupati salah satu cara untuk mengatasi permasalahan dengan mengeluarkan Surat Edaran nomor 511/105 DISDAGRIN-C/III/2019 pada tanggal 11 Maret  2019 tentang larangan pengguna Liquefied Petroleum Gas (LPG) Tabung gas ukuran 3 kg bersubsidi mengacu pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral nomor 26 tahun 2019 tentang penyediaan dan pendistribusian Liquefied Petroleum Gas (LPG)  tabung 3 Kg,

Ahmad kepada awak media online lintaskalteng.com, Selasa (26/03) menyebutkan himbawan ini merupakan suatu yang bijak bukan hanya bisa mengatasi kelangkaan LPG akan tetapi membuat penyaluran nya bisa terarah dan tepat sasaran. Kalaulah selama ini semua orang bisa untuk menggunakan, dengan keluarnya himbawan ini mereka seitidaknya mengerti tentang peruntukannya. Ya kita berharap ujar Awaluddin agar himbawan ini dapat dipatuhi sesuai dengan batas kemampuan ekonomi kita dimasyarakat sehingg tidak terjadi permaslahan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *