Kementerian Pertanian RI Uji Sertifikasi Kompetensi Siswa SMK-PP Negeri Saree

  • Whatsapp

SAREE – lk.com, Kementerian Pertanian Republik Indonesia melaksanakan Uji Sertifikasi Kompetensi kepada 42 orang siswa dan alumni SMK-PP Negeri Saree pada 10-13 April 2019, di Aceh Besar, Kabupaten Aceh, Propinsi Aceh.

Kegiatan ini secara teknis dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pertanian Kementerian Pertanian dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Mandiri SMK-PP Negeri Saree. Sertifikasi Kompetensi diikuti oleh siswa/alumni kelas XI, XII, dan Instruktur Kompetensi Keahlian Agribisbis Tanaman Pangan dan Hortikultura yang fokus pada skema Pelaksana Produksi Benih Tanaman. Kegiatan ini diawali dengan upacara pembukaan oleh Muhammad Amin, SP, MP selaku kepala SMK-PP Negeri Saree yang diikuti oleh para Wakasek, Kasubbag TU, Ketua Kompetensi Keahlian ATPH, Ketua TUK, Asesor BNSP dari LSP-P3 Kementan dan para peserta Uji Sertifikasi Kompetensi.
Setelah pembukaan, langsung dilaksanakan Uji Kompetensi yang diawali dengan tahap pra konsultasi Asesmen, Asesmen, Ujian Tulis di Aula Kampus 1, Observasi dan Re-asesmen jika peserta tidak lulus ujian tulis pertama. Setelah semua tahapan dilakukan dengan benar, kegiatan akan diakhiri dengan rekomendasi Kompeten. Pelaksanaan sertifikasi kompetensi ini diuji oleh 3 orang asesor dari LSP Pertanian Kementan berlisensi BNSP yaitu ; Djoko Sumianto, SP M.Agr, Ir. Mursidin, Ahmad Nizar, S.SI M.Sc dan Ir. Tuti Sunaryati, MP serta Andy Susilo S.Kom selaku Pendamping atau pengawas. Setelah melalui berbagai tahapan yang telah dilaksanakan dan diuji selama 4 hari, ke 42 orang peserta tersebut dinyatakan Kompeten dalam bidang Pelaksana Produksi Benih Tanaman dan berhak mendapat Sertifikat Kompetensi dari BNSP. Kamaruzzaman, SP, MP selaku Ketua TUK SMK-PP Negeri Saree yang juga sebagai penanggungjawab kegiatan Sertifikasi, Kompetensi ini mengaku senang dan bersyukur bahwa seluruh peserta dinyatakan kompeten, ini menjadi motivasi bagi kami selaku ketua TUK dan guru pertanian untuk terus meningkatkan kompetensi para siswa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *