NAH..!!! Bapak Dan Anak Edarkan Upal Diringkus Polisi

  • Whatsapp

MEDAN, lk,com – Zulkifli (27) dan Irawan (50) kedua bapak dan anak yang tinggal di gang X Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan terpaksa diamankan Unit Reskrim Polsek Medan Labuhan setelah melakukan tindak pidana pengedaran uang palsu (Upal).

Informasi yang diperoleh, peristiwa terjadi di Jalan Kapten Rahmad Buddin lingkungan VI Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan, Kamis (25/4) sekira pukul 14.30 Wib. Kedua pelaku datang ke warung Abun (saksi)  dengan mengendarai sepeda motor merek  Mega Pro  berwarna hitam membeli minyak seharga Rp 10.000. Ketika itu uang pembelian belum dibayar, lalu pelaku masuk ke dalam warung untuk membeli 2 pasang sendal seharga Rp.95.000, sehingga total belanja pelaku Rp.105.000.
Kemudian, Irawan memberikan uang kepada Abun yang terdiri dari satu lembar uang Rp 100.000 (palsu) dan satu lembar uang Rp. 10.000 (Asli). Namun, Abun curiga melihat uang pecahan Rp. 100.000 yang diberikan pelaku. “Apa enggak ada uang yang lain,” tanya Abun kepada pelaku. Lalu pelaku  mengganti uang yang telah diberikan dengan uang Rp. 50.000 dan uang tersebut juga adalah uang palsu sehingga Abun marah. Melihat Abun emosi, kedua pelaku mulai gugup dan kebingungan serta hendak melarikan diri. Abun dengan refleks menendang sepeda motor pelaku sambil berteriak, lalu warga berdatangan ke tempat kejadian dan mengamankan kedua pelaku. Menyikapi informasi tersebut, dihari yang sama sekira pukul 15.00 Wib, Tim Opsnal Polsek Medan Labuhan yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Bonar H. Pohan SH bersama Panit Reskrim Ipda Marlon Hutapea dan personil langsung menuju ke lokasi dan meringkus kedua orang pelaku beserta  barang bukti yang kemudian membawanya ke Mapolsek Medan Labuhan guna diproses. Saat dikonfirmasi wartawan, Jum’at (26/4), Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Bonar H Pohan SH menjelaskan bahwa pelaku mengakui perbuatannya telah mengedar uang palsu pecahan  Rp. 100.000 dan pecahan Rp. 50.000 yang diperoleh dari inisial A.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *