KENA BATUNYA..! Mantan Mahasiswi Digiring Ke Polda Kalteng Lantaran Menghina Institusi Polri

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA, lintaskalteng.com – Lantaran kecewa karena pesanan papan namanya dikembalikan oleh pelanggan, Sulistiani (25) warga Jalan Bangas Permai Kota Palangka Raya harus berurusan dengan Polda Kalteng, Jumat (14/6/2019) pagi.

“Kejadian ini berawal, saat Toko Mahakarya yang terletak di Jalan K.S. Tubun Palangka Raya milik Sulistiani, didatangi dua orang yang akan memesan papan nama. Namun setelah selesai, papan nama tersebut dikembalikan oleh pemesan karena tidak sesuai dengan pesanannya dan minta dikembalikan uang yang sudah dibayarnya,” terang Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs Anang Revandoko melalui Kabidhumas Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H.
Sulistiani merasa kecewa dan sakit hati, lanjutnya, terhadap pemesan papan nama tersebut yang dikiranya itu ibu bhayangkari dan suaminya seorang polisi. Padahal, suami istri pemesan papan nama tersebut tidak pernah menyampaikan kalau dia anggota polisi dan datang ke toko tersebut dengan memakai baju biasa. “Pelaku menyimpulkan kalau pemesan itu anggota polisi hanya dari papan nama yang dipesan ada tulisan “Ny” . Padahal sebenarnya, yang memakai papan nama seperti itu bukan hanya Ibu Bhayangkari,” ujar Hendra. Kemudian, pelaku yang merupakan mantan mahasiswi perguruan tinggi di Palangka Raya ini menulis status di akun facebook peribadinya yang bernama Sulistiani. Isi statusnya memfitnah polisi, menulis berita hoaks dan ujaran kebencian kepada institusi Polri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *