SEPELE..! Lantaran Tolak Miras, Amin Disikat Pentol

  • Whatsapp

BANJARMASIN, lintaskalteng.com I Menolak ajakan untuk pesta minuman keras membuat M Amin pria berusia 24 tahun menjadi korban pemukulan, Kamis (20/6).

Peristiwa pemukulan yang terjadi di Jalan Tunjung Maya Banjarmasin Timur yang dialami korban terpaksa di larikan ke rumah sakit. Hal ini dikarenakan, pukulan menggunakan kayu ulin yang dilakukan oleh Abdul Rahim alias Pentol (23) membuat korban mengalami luka sobek di bagian kepala. Tak terima dengan perbuatan pentol, membuat korban M Amin warga Jalan Pekapuran raya komplek Indah sari RT 27 RW 2 Banjarmasin langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Banjarmasin. Berdasarkan laporan korban, petugas Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin langsun bergerak dn berhasil mengamankan tersangka Pentol, warga Jalan Pekapuran raya jembatan 8 RT 21 Banjarmasin. Menurut Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi melalui Wakasat AKP Sony G, modus dari dugaan pemukulan yang dilakukan Tersangka Abdul Rahim alias Pentol dikarenakan korban tidak mau diajak pesta miras. “Korban menolak diajak pesta miras sehingga tersangka marah dan memukul dengan satu bilah kayu Galam yang menjadi satu dengan kayu ulin,” jelas Sony kepada awak media, Jumat (21/6) Dikatakan Wakasat, akibat pemukulan tersebut, membuat korban mengalami luka sobek di bagian kepala dan luka lecet bagian kedua tangan. “saat ini tersangka sedang menjalani pemeriksaan pihak penyidik dan jika terbukti bersalah akan di jerat dengan Pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun,” ujarnya. Berita sebelumnya, M Amin dianiaya pelaku usai pulang mengantar Mahlan, temannya yang menjadi korban penganiayaan ke RS Bhayangkara Banjarmasin Polda Kalsel. Tak lama kemudian, ia menyusul mendapatkan perawatan medis di RS yang sama, Kamis (20/6) jelang sore.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *