MIRIS…!!! TIGA TAHUN BERJALAN, INI PENJELASAN KEJARI BARUT TERKAIT PENANGANAN DUGAAN KORUPSI DI DESA JANGKANG BARU

  • Whatsapp

MUARA TEWEH, lintaskalteng.com | Penangganan kasus dugaan korupsi di Desa Jangkan Baru, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara (Barut) Kalimantan Tengah (Kalteng) yang dilaporkan Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Penegakan Hukum Kalimantan Tengah (LSM-FORGAKUM-KT) bersama warga masyarakat pada bulan Desember 2016 lalu kini mulai berjalan lagi. Mandeknya kasus penangganan dugaan korupsi pada anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) Jangkang Baru dan penyalahgunaan kewenangan oleh oknum kepala desa defenitif dari dana desa (DD) dan anggaran dana desa (ADD) dan ABT tahun 2016 bukan tanpa sebab. Kepala Kejaksaan Negeri Barito Utara, H. Basrulnas, Rabu (18/09) mengatakan kepada media lintaskalteng.com, Mengakui keterlambatan dalam penangganan kasus dugaan korupsi di Desa Jangkang Baru dikarenakan minimnya personel. “Kita akui dengan keterbatasan personil yang ada menanggani perkara yang tidak hanya fokus pada satu kasus, tapi ada juga kegiatan lain seperti sidang,” ucap Kejari Lanjutnya, Selain kendala personil lambatnya penyerahan hasil auditor dari Inspektorat Kabupaten Barito Utara juga menjadi kendala dalam melakukan proses penyidikan,” Bantahnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *